PROSULUT.COM, MANADO – Sejumlah satuan pendidikan jenjang SD dan SMP menyandang predikat sekolah ber kemajuan terbaik tahun 2025.
SDI Mapanget Barat dibawah pimpinan Kepsek Jeane Rawung, S. Pd salah satunya menyandang sekolah ber kemajuan terbaik dua tahun berturut-turut.
Hal ini terkait peningkatan mutu rapor pendidikan secara signifikan yang meliputi literasi dan numerasi, survey karakter dan lingkungan belajar yang kondusif.
Kepsek SDI Mapanget Barat, Jeane Rawung, S. Pd ketika ditemui Senin, 16/07/26 mengarakan, pihaknya sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan pihak Kementrian mengucurkan dana BOS Kinerja (Boskin) sebesar Rp 22.500.000.
Ini prestasi sekolah yang diraih berkat perjuangan guru dan anak didik serta topangan orang tua dan bimbingan instansi teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.
Rawung mengatakan, dana Boskin akan digunakan untuk peningkatan kompetensi guru antara lain pembelajaran dep learning dan pengadaan perangkat lembelakaran antara lain buku buku sesuai kebutuhan.
Sementara itu SDN 115 Manado kecamatan Paal Dua juga sukses menyandang sekolah kemajuan terbaik berkat adanya peningkatan mutu rapor pendidikan.
Kepsek SDN 115 Manado, Altje Walukow S. Pd di sela sela pertemuan di kantor Dinas Dikbud Manado mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari keseriusan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami diundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk sosialisasi penggunaan Boskin yang disesuaikan dengan petunjuk teknis ” Kata Walukow.
Predikat sekolah berkamajuan terbaik bukti kinerja kepala sekolah dan guru guru diakui pihak Kementrian.
Bahkan sebagai sekolah penggerak angkatan pertama di Sulut, SDN 115 sukses melakukan pengimbasan di sejumlah satuan pendidikan yang ditetapkan. Tujuannya untuk meningkatkan Rapor pendidikan.
Buktinya SDN 55 Manado juga sukses menyandang predikat sekolah berkemajuan terbaik tahun 2025.
Walukow menjelaskan, pihaknya pernah menerima dana Boskin sekolah penggerak dan digunakan untuk pengimbasan.
“Pengimbasan untuk penularan atau mentransfer ilmu kepada satuan pendidikan lain ” Katanya.
Sedangkan untuk Boskin tahun ini untuk peningkatan kompetensi guru dan perangkat pembelajaran.
“Kami mengacu pada petunjuk teknis penggunaan Boskin ” Ujar Walukow. (Meldi S)




