PROSULUT.com, MANADO – Semangat perjuangan para pahlawan kembali menggema di Lapangan KONI Sario, Manado, saat digelarnya Upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946, Sabtu (14/02/2026). Upacara yang sarat nilai sejarah ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, serta diikuti unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, jajaran TNI-Polri, dan tokoh masyarakat. Suasana berlangsung penuh khidmat, mencerminkan penghormatan mendalam atas jasa para pejuang bangsa.
Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan rakyat Sulawesi Utara dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Perlawanan heroik yang terjadi kala itu menjadi simbol keberanian dan tekad rakyat dalam menjaga kedaulatan negara.
Dalam keterangannya, Wali Kota Wenny Gaib menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
“Semangat Merah Putih harus terus menyala dalam hati kita. Dari perjuangan para pahlawan, kita belajar tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang harus kita aktualisasikan dalam membangun daerah dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan sejarah singkat Peristiwa Merah Putih, serta penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setiap prosesi berlangsung tertib dan penuh makna, mengingatkan seluruh peserta akan besarnya harga sebuah kemerdekaan.
Kehadiran Wali Kota Kotamobagu dalam peringatan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan serta memperkuat sinergi antar daerah di Sulawesi Utara demi kemajuan bersama.(VT)




