Sertifikat HUT RI ke-81 Jadi Bukti Prestasi Siswa, Ratag: Jangan Sekadar Menjadi Simbol

Posted on

PROSULUT.com, MANADO — Sertifikat yang diberikan kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di SD Inpres Malalayang, Manado, diharapkan tidak sekadar menjadi lembar penghargaan, tetapi menjadi bukti prestasi sekaligus pemacu semangat peserta didik untuk terus berkembang dan meraih pencapaian yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Kepala SD Inpres Malalayang, Deity Ratag, M.Pd, saat menutup seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di halaman sekolah, Jumat (28/8/2026).

Penutupan kegiatan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat serta bingkisan kepada para peserta yang berhasil meraih juara.

Menurut Ratag, pemberian sertifikat memiliki arti penting karena menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan, keberanian dan prestasi yang telah ditunjukkan peserta didik selama mengikuti berbagai perlombaan.

Jangan hanya menjadi simbol. Jadi, kita akan pertahankan prestasi ini karena kegiatan ini sudah menjadi program setiap tahun,” kata Ratag.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT RI tersebut mulai dilaksanakan sejak 6 Agustus 2026.
Pelaksanaannya diawali dengan rapat bersama seluruh staf pengajar, dewan guru dan orang tua peserta didik.
Dukungan dari seluruh warga sekolah dan orang tua menjadi salah satu faktor penting sehingga berbagai kegiatan dapat terlaksana hingga selesai.

“Jadi, terselenggaranya kegiatan ini atas dukungan semua pihak, warga sekolah terlebih orang tua,” ujar Ratag.
Adapun sejumlah lomba yang dilaksanakan meliputi Bintang Vokalia kelas kecil dan kelas besar, pidato kelas kecil dan kelas besar, Cerdas Cermat Agama (CCA) kelas kecil dan kelas besar, senam kelas kecil dan kelas besar, serta lomba menghias kelas dan lingkungan sekolah.

Para pemenang dari setiap kategori memperoleh sertifikat dan bingkisan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian mereka.

Ratag mengatakan, prestasi yang tertuang dalam sertifikat diharapkan dapat menjadi pemacu semangat siswa untuk tidak berhenti pada satu pencapaian.
Sebaliknya, prestasi tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan pada kegiatan-kegiatan berikutnya.
Selain memberikan penghargaan kepada siswa, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan, termasuk para pahlawan di bidang pendidikan.

Ratag menilai, semangat perjuangan para pahlawan harus direfleksikan dalam dunia pendidikan dan diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peserta didik.

“Bagaimana kita merefleksi kembali perjuangan hingga kita berada pada HUT yang ke-81 ini. Tentunya ini menjadi implementasi para guru dan bermuara pada peserta didik,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan yang telah menjadi program tahunan tersebut dapat terus dipertahankan dengan kualitas yang semakin baik. Dengan demikian, penghargaan berupa sertifikat tidak berhenti sebagai kenang-kenangan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan prestasi peserta didik.

“Ketika kita pertahankan apa yang baik, maka semua akan menjadi lebih baik lagi dan semuanya akan bermuara pada peserta didik,” pungkas Ratag.(jet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *