YSK-Victory Diyakini Bawa Perubahan Besar untuk Sulut yang Maju Sejahtera dan Berkelanjutan

Posted on

PROSULUT.com, MANADO – Berkeinginan untuk mewujudkan cita-cita tiga tokoh idola dan pendahulunya, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE – Dr. Victor J Mailangkay, SH, MH (YSK-Victory), dinilai bakal membawa perubahan besar terhadap pembangunan daerah Nyiur Melambai dalam lima tahun ke depan.

Ketiga tokoh yang memotivasi pasangan pemimpin Sulut 2024-2029 itu adalah Dr. GSSJ Ratulangi, Dr. Sinyo Harry Sarundajang, dan Olly Dondokambey, SE.

Ada sejumlah tokoh yang memberi apresiasi atas kebijakan YSK-Victory dalam 100 hari kerja.

Dosen Hukum UNIMA, Delbert Mongan, SH, MH mengatakan, arah dan strategi pembangunan Sulawesi Utara di tangan YSK-Victory memasuki babak baru, dimana Visi san Misi serta Program Prioritas sebagaimana disampaikan Kadis Kominfo Sulut, Evans Steven Liow, S.Sos, MM di berbagai media akan membawa perubahan besar bagi warga Sulawesi Utara.

Ia menjelaskan, sekalipun visi “Maju Sejahtera dan Berkelanjutan” memiliki nilai mendalam guna mewujudkan percepatan pembangunan, namun dengan adanya kalimat berkelanjutan pada visi YSK-Victory ini merupakan pertanda baik. Arah pembangunan Sulut semakin jelas sejak kepemimpinan Dr. SH Sarundajang dan Olly Dondokambey, SE sebagai peletak dasar pembangunan di Sulawesi Utara, sehingga daerah ini mampu memainkan peran di Indonesia maupun di dunia international.

Kedudukan geografis dan peluang bangkit untuk memasuki perdagangan dunia semakin terbuka lebar.
Hal itu terbukti, dimana setelah dua minggu memimpin, YSK-Victory telah menerima turis dari Negeri Tirai Bambu Cina.

Begitu juga di bidang ekspor, Gubernur Yulius Selvanus sudah tiga kali dalam 100 hari pertama kerja melepas ekspor dari Sulawesi Utara. Ini menegaskan jika YSK-Victory mampu mendorong dunia industri dan dunia perdagangan bangkit, amat terlebih dunia pariwisata. Hal ini patut diapresiasi.

Menurut Mongan, tantangan ke depan adalah masalah regulasi dan tata kelola layanan khusus pembangunan KEK Manado – Bitung dan KEK Pariwisata Likupang yang harus diseriusi, terutama pengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk PT Pembangunan Sulut untuk segera dibenahi, baik regulasi maupun tata kelolanya.

Ia mengatakan, YSK-Victory sangat berpeluang menunjukkan adanya percepatan pembangunan di Sulawesi Utara, menjadikan Manado, Minut, Bitung sebagai kawasan metropolitan baru yang memiliki kawasan industri, pariwisata dan pelabuhan yang memadai guna mendukung ekpor-impor, dan hubport bagi perdagangan di kawasan Timur Indonesia, serta Asia-Pasifik.

Dengan begitu, sambungnya, Sulut dipastikan akan menjadi Propinsi dengan kemajuan pesat. Hal ini bisa dicapai apabila regulasi dari pusat dan di daerah dapat dituntaskan untuk memberi ruang bagi Sulut memiliki peluang mengelola potensi yang ada.

Ada juga masalah anggaran dari pusat untuk KEK Bitung dan KEK Pariwisata dipindah ke daerah lain, termasuk Data Center yang akan dibangun di Sulut, akhirnya dipindahkan.

“Saya kira seorang Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mampu merebut kembali dengan pendekatan Sandi Yudha. Kalau di militer ‘Kopasus’ beliau pakarnya,” tandas Mongan.

Ia menilai, sejak jaman kemerdekaan mulai dari Orde Lama, Orde Baru hingga pasca Orde Reformasi, dukungan dana dari pusat untuk pembangunan Sulut cuma angin sorga?

“Saya perlu ingatkan lagi, Bung Sam Ratulangi sejak tahun 1920-an telah menjelaskan jika perdagangan di dunia akan bergeser ke Asia-Pasifik dan hal ini sudah terbukti jika neraca perdagangan negara terbesar ada di Asia-Pasifik dan Sulut ada di bibir Pasifik.
Makanya saya yakin YSK-Victory mampu melakukan hal ini dan tanda-tandanya sudah jelas dalam RPJMD 2025-2030. Kita tinggal tunggu realisasinya,” ujar Mongan.

Pengamat sosial, Ventje Pinontoan juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan, dalam tata kelola pemerintahan YSK-Victory sangat akomodatif dan aspiratif.

Situasi kondusif, baik pasca Pilkada dan pada saat pelantikan terus tercipta. Gerakan anti korupsi terus digaungkan. Kerukunan dan toleransi terus dirajut. Beberapa kegiatan di Bolmong, terutama kegiatan keagamaan, rasa toleransi dan kerukunan terjaga.

“Begitu pula masalah Kamtibmas, walaupun ada riak-riak kecil, namun jajaran kepolisian dan TNI segera merespon agar kondisi wilayah tetap kondusif,” paparnya.

Di bidang baik, komunikasi publik, sambungnya, peran Dinas Kominfo Sulut dapat diandalkan. Tuntutan masyarakat cepat direspon, terutama saat terjadi bencana di Manado, Minahasa, Bolmong dan di daerah kepulauan.

Ventje Rumambi, salah seorang pengamat pemerintahan yang tinggal di Manado mengatakan, tata kelola dan SDM pemerintahan di Sulut masih terjaga dengan baik dan bekerja maksimal. Buktinya, Pemprov Sulut berhasil memperoleh Opini WTP dari BPK RI.

“Ini pertanda positif. YSK-Victory tidak mau ambil langkah copot-mencopot. Keduanya tahu persis kinerja bawahan dan pembantunya. Kinerja ASN terutama para eselon dua diuji kecepatan dan kecermatannya. Penanganan masalah termasuk menyusun skema kerja, semuanya didukung regulasi. Saya anggap ini luar biasa,” jelas Rumambi.

Menurutnya, Kadis Kominfo selalu menyampaikan arahan Gubernur dengan target kinerja yang tinggi, apalagi dalam pembahasan RPMJ sampai larut malam melalui media, termasuk kegiatan strategis dengan pola Sandi Yudha.

“Saya berharap, semua langkah dan kebijakan pasangan YSK-Victory akan berdampak sangat baik bagi Sulut ke depan. Lompatan pembangunan akan terasa dengan banyaknya menteri yang datang ke daerah ini. Hal ini membuktikan jika Gubernur YSK dengan Presiden RI Prabowo Subianto sangat dekat, sehingga banyak program strategis nasional akan sukses di Sulut,” ujar Rumambi. (ist/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *